CLICK HERE FOR FREE BLOGGER TEMPLATES, LINK BUTTONS AND MORE! »

Rabu, 29 November 2017

Bercerita Sambil Belajar Bersama So Good Si Cerdik

Product So Good & Hadiah (dok.pri)
Teman-teman, sekarang So Good memberikan hadiah loh. Berupa buku cerita interaktif yang berbentuk seperti buku kecil. Sempat saya kira ini bisa untuk figura foto. Eh, ternyata ada petunjuknya. Disini, kita bisa menggunakan buku kecil ini sebagai "barcode scan" . Untuk dapat mengunakannya, kita harus terlebih dahulu instal aplikasinya via playstore. Dengan kapasitas 141MB. Setelah di download, maka kita harus menggunakan kamera untuk menjalankan aplikasinya.


3 cerita dalam Cerdik So Good (dok Pri)
Ada 3 cerita Lala dan Singsing, Umbo Larage dan Chika & Chiko Semua di bagi dalam 2 part. 
Jadi satu bungkus So Good hanya memberikan 1 part bagian cerita.

Aplikasi Cerdik (dok.pri)

Masuk ke menu --> pilih cerita hadiah yang di dapat. --> Scan frame untuk memulai cerita --> jika sudah muncul cerita digitalnya dilayar HP. matikan fungsi AR untuk membaca tanpa frame di kanan atas . nah kalau kita tidak mematikan tombol AR, maka kita harus selalu scan frame bukunya. Nah, kalau sudah dimatikan fungsi ARnya, maka kita bisa membawa HP kemana-mana tanpa harus me-scan frame buku. --> selamat menikmati ceritanya.


(dede serius amat.)
Inti dari aplikasi ini adalah interaksi antara ibu dan anak. Dengan aplikasi CERDIK So Good ini, orang tua terbantu dalam membacakan cerita yang bagus dan bermanfaat. Banyak ilmu yang didapat. Bisa merekatkan kasih sayang antara ibu dan anak.

Contohnya :
Afiqa suka sekali di bacakan cerita Chika & Chiko karena di dalam cerita ini kita bisa tahu bahwa biawak makannya telur ayam. Dan di cerita ini biawak mengincar telur ayam. Ehhh...si dede malah ikutan bercerita "Biawak itu seperti buaya ya mam.. jalannya goyang-goyang ". Ternyata biawak itu bukan termasuk binatang buas. jadi kita tinggal mengusirnya saja. Nah dapat ilmu lagi kan

Alhamdulillah So Good Cerdik (Cerita Digital Interaktif) In Syaa Allah sangat bermanfaat. 

menonton tanpa frame (AR)


http://sogood.id

Jadi tertarik untuk punya Cerita Digital Interaktif (CERDIK) dari So Good? kalau saya iya.. ini masih harus mengumpulkan part yang kurang biar bisa menjadi sebuah cerita. Jangan sampai hilang ya.. Lumayan buat main-main kalau ada sodara yang datang. Dari pada main game. mending mendengarkan cerita sambil belajar.. Tul Kan?

-Mama Dhia-



Minggu, 31 Januari 2016

Sekolah SD Jaman Sekarang 2015/2016

Sekolah sekarang berbeda dengan sekolah jaman dulu,  sewaktu saya masih kecil.  Dulu saya ingat pas sekolah jarang sekali praktek.  Kerjaannya nulis catetan,  latihan,  apalan,  dan ulangan.

Pas qila sekarang,  sekolahnya pake kurikulum 2014 yang isinya kebanyakan praktek.  Dan mata pelajaran yang sedikit.  Mungkin karena qila sekolah di sekolah swasta yang berbasis Islam.  Jadi mata pelajarannya hanya PAI (Pendidikan Agama Islam), Tematik (campuran berbagai mata pelajaran berdasarkan tema tertentu),  BTQ (Baca Tulis Quran),  Tahfiz (Hapalan).

Dipostingan ini saya isikan pelajaran tematik.  Praktek yang sudah dilakukan.  Alhamdulillah banget gurunya rajin.  Jadi orang tua tahu apa yang dipelajari disekolah.

Intinya buat kenang-kenangan qila esok hari.

Nb.  Insyaallah tiap postingan akan diikuti dengan penjelasan mengenai pelajaran tersebut. 

Masih banyak foto lainnya.  Insyaallah akan diposting lain waktu. 

Love

Mama dhia

Senin, 26 Januari 2015

Memulai bisnis kue

Bismillahirohmanirrohim

Waaaa.. Ga kerasa sudah hampir 1 bulan lewat di tahun 2015. Kangen posting tapi kok bingung mau tulis apa... Aniweyyy bussssweeyyy dah sebulan ini saya berbisnis kue. Iseng-iseng sih awalnya, cuma ga ada kerjaan aja, walaupun kerjaan rumah tangga a.k.a beberes belum kelar-kelar. Tapi punya anak 2 yang lagi lincah-lincahnya, jadi saya abaikan pekerjaan beberesnya. Daripada pusing liat rumah yang belum ada sejam beres, tau-tau dah acak-acakan lagi.

Dulu, saya kira si kakak, susah banget makannya. Maklum berat badannya tak kunjung naik-naik. Ada yang bilang kalau nafsu makan akan datang dengan sendirinya. Jadi jangan memaksa anak untuk makan. Tapi namanya orang tua, pasti harap-harap cemas donk kalo anaknya ga nafsu makan. Eh... Tapi bener loh... Sekarang si kakak jadi doyan ngemil. Mungkin karena aktifitasnya dah banyak, jadi bawaannya laper melulu. Jadilah saya coba-coba bikin cemilan sendiri. Mulai dari puding, sampe kue bolu kesukaan qila. Rainbow cake. Alhamdulillah pada senang.

Eitttt jangan salah ya... Saya juga pernah gagal. Jarang banget ada yang percobaan pertama langsung berhasil. Tapi klo liat anak mau ngemil melulu, semangat buat coba-coba datang lagi. Alhamdulillah dah nemuin resep yang oke.

Nah, berawal dari situlah, saya menerima pesanan snack buat arisan dan pengajian. Ya, jangan tanya soal untung ya, anggap aja untungnya buat ngemil anak secara gratis tis tis tis.

Insyaallah klo ga males, ntar saya posting resep, walaupun resepnya ambil punya orang, tapi dah saya modifikasi...

Tunggu ya....

Salam hangat dari cilegon...

-emak yang kangen posting-

Selasa, 28 Oktober 2014

Berani Menegur atau tidak? (Selamat Hari Blogger Nasional)



Hari ini saya melihat banyak sekali teman sesama blogger (anggap saya blogger mood-mood’an) posting mengenai Hari Blogger Nasional yang jatuh pada tanggal 27 Oktober. Ya, walaupun pas saya posting tulisan ini sudah bukan tanggal 27 oktober lagi. Karena waktu di laptop ini menunjukan pukul 23.55 WIB. Tapi hasrat untuk meramaikan perpostingan mengenai Hari Blogger Nasional tetap membara. 

Disamping itu, saya kesindir oleh emak gaoel yang bikin status kalau ada blogger yang berkunjung ke blog beliau, tapi ketika beliau kunjungi, ternyata sang blogger sudah lama tak mengupdate blog miliknya. Rasanya seperti lagu Cita Citata yang sedang booming. Sakitnya Tuh Disini #nunjukdada

Hahahhaha, sudahlah kita langsung saja ke pokok alasan saya untuk mengupdate blog kesayangan saya ini yang sudah banyak debu dimana-mana karena asik dengan kesibukan didunia nyata sebagai emak-emak rempong yang belum pandai membagi waktu #curhatcolongan

Senin pagi tanggal 27 oktober, saya punya jadwal yang agak padat, harus bikin e-ktp karena saya ingin sekali daftar BPJS kesehatan. Karena pas saya daftar online, disitu tertera bahwa saya harus mempunyai ktp elektonik. Sebenarnya hanya menuliskan saja no ktp. Tapi ketika saya amati antara kartu keluarga keluaran terbaru (baru dibikin saat buat akta kelahiran fiqa) ternyata nomor ktp yang ada di KK baru berbeda dengan di KTP lama yang belum expired. #kagettingkatdewa secara bikin ktp elektronik butuh waktu yang lama, jangankan baru bikin, yang dulu bikin juga belum tentu jadi semua.

Nah, ada yang parah dikcamatan tempat saya tinggal. Saya sudah 2 kali pergi untuk mengajukan pembuatan e-ktp. Yang pertama ga bisa dengan alasan, no ktp saya yang baru belum di aktifkan dari dinas kependudukan. Okelah, saya dan suami manut aja, katanya pihak kecamatan akan menelepon suami jika no ktp yang baru sudah diaktifkan, tapi Alhamdulillah sampe kemarin suami belum ditelepon-telepon. Sampai saya memaksa untuk cuti agar selesai perkara pengurusan e-ktp yang ditunda.

Pas pagi tadi saya dan suami datang, katanya ga bisa lagi bikin e-ktp karena petugasnya lagi cuti. Hellooooowwwww kalau ada petugas cuti, trus ga ada yang gantiin gitu???? Langsung suami protes karena sudah mengajukan cuti untuk buat e-ktp 2 kali dan ini ga bisa gagal. Memang pabrik sendiri yang asal cuti. Akhirnya si petugas kecamatan masuk kedalam dan menyuruh suami untuk menunggu. 

Nah, sambil menunggu ini saya lihat beberapa ibu-ibu petugas kecamatan asik memasak didapur, padahal waktu menunjukan pukul 9 pagi.  Dan tiba-tiba Listrik Mati dari PLN. Langsung saya dan suami lemes, alamat bisa dicancle untuk pembuatan e-ktpnya. Cuma saya dan suami masih tetap menunggu. Alhamdulillah listrik nyala kembali. Tapi yang bikin saya sebel itu ada ibu-ibu petugas yang sedang hamil yang lagi menunggu hasil masakan teman-temannya nyeletuk “kok nyala lagi sih listriknya? teleponin pln sih buat matiin lagi” ….. gemessssssssssssssssssss bgt sama ibu-ibu hamil ini, dah dibayar rakyat kok malah mau kerja buta…. Kalau aja saya urusan KTP saya dah kelar, mau aku celetukin biar nyadar, jadi PNS kok seneng makan gaji buta. 

Sebab, kalau saja saya buat “onar”, maklum yang dateng ke kecamatan belum ramai, hanya 4 orang termasuk saya dan suami. Dan fiqa juga tidur pules di pangkuan. Pasti ribut deh, dan proses pembuatan KTP terancam gagal. Suami bakal cemberut. Karena dia type orang yang ga mau ribut.

Selesai mereka masak-masak, akhirnya suami di panggil buat foto e-ktp dan sayapun ikut kedalam. Anehnya lagi ga ada tanda terima sudah melakukan proses pembuatan e-ktp. Kata petugasnya, tunggu aja di pak RT, nanti Ktpnya dikirim ke RT kami. Hadehhhhhh bakal jadi berapa lama ya????

Ahhhh sudahlah, yang jelas sampai malam ini saya masih dongkol sama sikap si ibu petugas kecamatan, dan jujur saya masih menyesal kanapa ga ribut aja sekalian.  Hahhahaaha

Mudah-mudahan sikap saya besok lebih berani ya…..

Yuk… berani menengur jika ada yang bertindak tidak baik… semoga Negara kita bisa lebih baik.


Berani?

Salam Hangat dari saya Blogger yang masih mood-moodan :)

NB. Selesai dari Kecamatan, saya pun ke BPJS dan kembali dapat perlakuan "Serobot Antrian"


Jumat, 19 September 2014

Nanggung (Lagi Kangen Nulis)

Waaaaaaaa..... dah lama ya ga buka rumah ini, berasa banyak debunya... #ambilkemoceng. Saya jadi ingat omongan nenek saya yang sudah meninggalkan rumahnya di Brandan dan berada di sini (Bekasi dan Cilegon). Maklum sudah tua dan tidak ada teman disana. Nenek juga sakit, sehingga diboyong ke sini untuk dijaga.

Kemarin nenek minta saya untuk menelepon orang yang ngontrak dirumahnya. Jadi bagian depan disewakan, nenek tinggal dikamar belakang. Maksudnya nenek mau minta tolong agar jendela  kamarnya dibuka sebulan sekali, biar ga lembab. Tapi yang ditelepon ga kunjung mengangkat telepon, jadilah saya sms saja. keinget deh punya rumah maya tapi ga pernah diurusin.

Kok jadi melebar kemana-mana ya... hihihihi, berasa kaku lagi nih otak buat menyusun kata-kata ditulisan. Ya sudahlah, namanya juga kangen ya, jadi boleh nulis apa aja kan ya? ....Bolehhhhhhh #tanyasendirijawabsendiri.

Jujur ya, saya ini lagi masa dimana semua yang saya lakukanr serba nanggung. Mau nulis status di fb aja, trus ada yang komen, mau jawabnya nanggung, nunggu suasana kondusif dirumah, pas si dede tidur, pas laptop ga di pake, pas tablet ga dipake. Kalo jawab pake hp, berasa susah buat ngetag, mungkin hp saya jadul kali ya... jadi saya mohon maaf ya... bukannya sombong tapi situasi kurang ok #berasa.jadi.selebritis.pake .acara.klarifikasi hahahahahhahaha

Dan, klo ada yang komen ditulisan ini, jawabnya nanti ya... insyaallah dibales... #berasa.artis.banyak.yg.komen hahahahaha.. ya sudahlah... kita bahas nanggung yang lain.

Nanggung yang lain adalah ketika kita sedang merintis usaha, tapi belum punya asisten dirumah, jadi semua serba nanggung. Rumah masih acak-acakan dah harus pergi. Pulang kerumah, istirahat, lah, trus kapan beberesnya? Tapi ada yang bilang, semua bisa teratur kalo kita bisa manage waktu. Nah..... intinya daei dulu saya gagal dalam memanage waktu #ketokpalasendiri. mau silaturahmi ke blog yang lain itu susah, padahal banyak orang yang perhatian ma kita #PDtingkattinggi, masa kita ga maen ke blognya sih, kan ga asik...ga berasa silaturahminya.

Me Time nya emak-emak kaya saya itu pas semua dah tidur, trus saya sibuk ngetik kaya gini, curhat, hanya untuk melepas lelah lalu tidur....

#ambilbantal #tarotablet #bacadoa #tidur

semoga besok jadi lebih baik,Amin
























































Minggu, 25 Mei 2014

Kaya ga pake baju mam!

Ya, begitu ucapan aqila (5th) ketika saya ingin ia menggunakan baju jawa yang kemben ketika acara Kertinian bulan lalu.

Dari kecil, saya memang tidak membiasakan anak saya menggunakan baju yang terbuka. Bukannya saya tidak punya. Ada kok hadiah pas lahiran dulu. Hanya saja kasian takut masuk angin, masih kecil. Eh... ternyata terbawa sampai sekarang.

Kadang lucu liat anak jaman sekarang yang suka peke rok mini. Sampai sekarang beberapa rok mini aqila tak terpakai. Padahal saya sudah membujuknya menggunakan legging, agar dalaman tidak terlihat. Tetap saja tidak mau.

Oh ya, saya selalu membiasakan aqila memakai legging pendek ketika memakai baju terusan, kalau kata qila baju gaun. Walaupun berbahan katun, bukan baju gaun ultah yang bahannya jaring dan meling2.

Dulu ada yang bilang aqila ga oke karena jarang pake baju u can see atau tanktop, rok mini, celana pendek, dll. Pokoknya yang mini dan terbuka.

Tapi sekarang, ketika banyak kasus pelecehan pada anak2, saya jadi bersyukur anak saya ga mau pakai begituan. Bahkan kaos daleman aja yang dipake pun, ia tak mau. Padahal dirumah aja. Katanya malu mam. Hihihihihi.

Mudah2an kebawa mpe besar ya nak, ada rasa malu kalau pake baju kekurangan bahan.

Love u

Ini ketika berusia 4 tahun .. selalu suka pake gaun panjang... sayang belum mau pake krudung :(






Kamis, 03 April 2014

Mengenal #ODOJ, One Day One Juz

Postingan ini bukan bermaksud untuk menunjukkan bahwa saya sok alim ya... hanya untuk sekedar sharing, semoga bisa membawa inspirasi.



Sebenarnya saya sudah lama tahu tentang #Odoj, dari spanduk dijalan. Tapi belum ada niat untuk ikutan. Lah, dipikiran terlintas, Kapan ngajinya ya???

Sumber dari chat wa


Beberapa waktu yang lalu saya ditelepon oleh umi cantik aulia gurdi. Duh.... umi satu ini memang jempolan banget. Disamping sibuk ngurus anak, bisnis, ternyata umi juga sibuk 'ngartis' didunia bloger. Dan tentunya ngartis yang positif ya, buktinya beliau aktif di #Odoj.

Si umi menawarkan saya untuk ikut #Odoj. Saya pikir, saya mau disuruh ikutan ke jakarta, ikut acara grand launching gitu, langsung aja saya bilang, "klo pergi-pergi belum bisa mi... " hahaahaha padahal ditawarin ikut program #Odoj. Langsung aja saya nyanggupin. Kangen rasanya ngaji 1 juz perhari. Terakhir pas Ramadhan tahun berapa ya? Itu juga ga khatam.

JADILAH SAYA IKUTAN ODOJ

Katanya nanti saya dimasukkan ke grup chating yang isinya 30 orang. Mumpung ada beberapa kenalan saya digrup itu, jadi ada temennya begitu, ga asing-asing amat.

Beneran, besoknya saya di undang untuk masuk di grup WA dengan nama Odoj. Mulailah kita berkenalan, saling isi boidata. Aku pikir semua adalah blogger, dan ternyata ada yang nanya apa itu blogger, setelah mak winda si emak gaul tulis di pekerjaan sebagai blogger. Jadi berwarna deh grupnya. Ada yang irt kaya saya, mahasiswa, guru, pegawai kantoran, dan teman yang jauh disana mengais rejeki di negeri orang.

Wuihhhh ternyata bener, orangnya asik-asik. Saling memberi semangat, menginspirasi, banyak ilmu yang dishare. Jadi kaya sodara sendiri aja. KLau kita ada halangan ga bisa tamat 1 juz, ada yang bantuin. Lelang juz namanya.

So far, saya yang mulai dari juz 15 sampai hari ini juz 20, alhamdulillah  khatam setiap hari dari 30 orang. Mudah-mudahan khatam sampai hari ke 30. AMIN.

YUK.... ikutan ODOJ, yukkk download aplikasinya di playstore


Disitu kita bisa tahu lebih dekat dengan ODOJ.

#YUKNGAJI

Sumber dari chat wa

Bersambung.... insyaallah saya ceritakan apa itu Odoj dari aplikasi di playstore.

Selasa, 18 Maret 2014

Qila, Pengalaman Lomba Pertama

Aqila belum pernah merasakan lomba mewarnai. Ya mungkin karena qila belum ahli dalam hal warna mewarnai.Di TK qila sering ada pengiriman anak yang pintar mewarnai untuk ikut lomba mewakili TK. Tentunya anak yang berbakat dong yang dikirim, kan kalau menang bisa membawa nama baik TK itu sendiri.

Bulan lalu, wuihhhh lama banget ya, hahahaha maklum tulisan ini sekedar mengisi hutang saya menulis tentang kegiatan aqila. Pokoknya biar ada kenang-kenangan menulis tentang dia. Ya sudahlah kembali ke topik. Bulan februari kemarin ada ultah salah satu sanggar ternama di cilegon. Tetangga saya ada yang les nari disana dan memberi tahukan bahwa ada lomba mewarnai untuk anak TK. Dan mengajak aqila untuk ikut dengan biaya pendaftaran 25rb. Ya, itung-itung mau buat qila berani untuk tampil. Duhhh nih anak memang jago kandang banget. Pokoknya menang ga menang yang penting qila berani, itu pesen papa.

Alhamdulillah pas hari H, qila antusias banget dan ga mau ditungguin, dia berani duduk sendiri diantara peserta lomba. Ada kok anak yang mamanya suruh duduk di sampingnya.  Jadi si papa seneng banget liat anaknya berani.

Karena qila dah selesai mewarnai,dan yakin ga menang, jadilah kita pulang tanpa melihat sapa yang menang. Hahahaha yang penting qila berani.

ini dia penampakan coretan warna warni qila... masih acak-acakan, jadi yakin ga bakalan menang. hehehee



tuhkan bener...ga rapih mewarnainya... yang penting qila berani. Dan satu lagi, qila ga mau foto sama karyanya... hahahahha... ga pede ya kak!!!! Besok-besok ikutan lagi ya kak.....

Noted. Pulangnya qila mau ikutan les nari katanya, ya walaupun sekarang belum sempet kesana. Jauh banget....
















Minggu, 02 Maret 2014

Susahnya Cari Dokter Specialis Anak (Dsa) yang ga gampang kasih Antibiotik

Sampai hari ini saya masih belum bisa memastikan mana Dsa yang cocok bagi kedua buah hati saya. Qila dan Fiqa. Maklum kadang pas sakit, dokter sebelumnya ga praktek, jadi ke Dsa yang lagi praktek aja. Tapi kadang saya melihat, dokter jarang sekali melihat rekam medis anak saya sebelumnya. Padahal walaupun beda Dsa, tapi 1 rumah sakit. Otomatis obat sebelumnya pasti ada dong dengan penyakit yang sama. Tapi entah kenapa beda dokter beda obat yang diberikan, walaupun sakitnya sama.

Contohnya kemarin, qila sakit bapil, batuk pilek. Biasanya dia pergi ke Dsa R, ternyata adanya Dsa P. Dulu, qila suka ke Dsa P, hanya saja orangnya jutek, jadi agak males kesana.

Ke Dsa R, enak sih orangnya tapi obatnya kadang ga cocok. Obat dah abis, bapil tak kunjung hilang. Akhirnya bapil berenti dengan sendirinya.

Pernah ke Dsa B, beda klinik, mesti dikasih obat racikan, ampuh sih, cuma kok dia pernah kasih salep ke baby fiqa, salep keras banget, yang hanya dipake 1 kali sehari selama 3 hari, ampuh, klo nonggol lagi dibulan yang sama alerginya, tunggu bulan depan. Wowwwwww apa ga keras tuh obat? Jadilah saya males ke sana lagi. Dan tiap pulang selalu dikasih antibiotik.

Nah, minggu kemarin qila ke Dsa P, pulang ga dikasih antibiotik, wow... senang dong saya, alasannya karena bapilnya ga disertai panas. Ya, walaupun obat abis bapil belum sembuh, lagi-lagi sembuh dengan sendirinya.

Sekarang, saya coba ke Dsa G, ternyata dia kasih antibiotik didalam racikan radang fiqa, padahal panasnya baru sehari. Alhamdulillah mendingan, walaupun batuk berdahak masih ada. Panas <38°C. Mudah-mudahan dengan Asi penyakitnya bisa hilang.

Susah juga cari Dsa yang ga bentar-bentar antibiotik. Duh kayanya gimana gitu. Padahal klo telat minum antibiotik juga bahaya, bisa-bisa virusnya dah kebal sama antibiotik, sakitpun ga sembuh-sembuh.

Pernah punya pengalaman seperti saya, yukkk sharing di kolom komentar..

Makasih yaaa...

#dalamrangkagalausamaDsa






Selasa, 18 Februari 2014

Ngutang Kok Bangga?



Rasanya kangen banget nulis. Jujur, sebenarnya banyak yang mau saya tuliskan dib log ini, hanya saja memilah-milah mana yang bisa dituliskan, mana yang memang hanya untuk konsumsi pribadi.

Belakangan ini saya disibukan dengan renovasi rumah. Niatnya menambah kamar, saat ini satu kamar ditempati 4 orang. Saya, suami, qila dan fiqa. Sebenarnya qila sudah mau dipisah kamarnya, hanya saja suami ga tega karena kamarnya kecil dan pengap. Ga ada AC hanya kipas angin. Ehladalahhhh ada yang mau minjemin uang, ya sudah rencana tahun depan dimajuin.

Ceritanya mau ngomongin utang. Jaman sekarang menurut saya utang itu keharusan. Tapi harus dibayar ya, jangan mau barangnya aja, tapi malas membayar. 

Hihihihi orang ngutang kok bangga ya? hahahah soalnya pernah ada yang nanya begitu, trus aku jawab aja, dari pada ga punya-punya :D

Bahkan ada slogan “Kalo ga Ngutang Ga punya-punya”

Setuju????? #ngacungin mic

Banyak pilihan yang ditawarkan sekarang. Mulai dari pinjaman Bank, kartu kredit, ‘nyekolahin’ surat berharga, sampai jasa peminjaman dari FIF – pinjaman yang marak dengan slogan 1 Jam Cair hanya menggadaikan BPKB kendaraan.

Dulu, saya mau minjam uang kebank itu keliling-keliling dari bank ke bank lain hanya untuk mencari mana yang jasa / bunganya kecil. Kenapa? Ya karena tiap bank berbeda suku bunganya. Ada yang mengimingi #tsahhh bahasanya# bakal dikasih bonus jika bayar tepat waktu, ada yang kasih hadiah lah, tapi kalau di itung-itung ya besar juga bunganya. Hahahahah.. akhirnya pake jasa payroll dari gaji suami yang paling murah.

Untuk kartu kredit, saya menyarankan menggunakan jasa cicilan 0%. Tapi yang namanya kartu kredit juga harus digunakan sebaik-baiknya. Hindari tunggakan. Bayar tepat waktu.
Intinya konsekuen.

Yang paling penting, dahulukan yang butuh ya, jangan punya tipi, mau nyicil tipi lagi, mending uangnya ditabung #setujuuuuuuu?

Alahhh kok saya jadi curhat gini ya… yang jelas, NGUTANG Itu Ga HARAM :)

Yukkk…. Dicicil….Asal Bayar Loh ya…. Cari cicilan dengan bunga yang bikin hati adem...ga bikin nyesek dan nyesel. Ingat, sekali dah tanda tangan ga bisa dicancle.

#edisicurhat.

Intinya saya bangga punya utang :) sing penting lunassss :)



Kamis, 30 Januari 2014

Macam-macam Obat Panas Rectal (via anus) Untuk Anak

3 macam obat sesuai kandungan paracetamol
Sebelumnya saya minta maaf karena baru sekarang posting tentang perbedaan obat panas via anus atau biasa disebut obat rectal. Maklum sikecil baru lancar merayap seperti tentara sehingga emaknya tepar kecapean, dan langsung tidur #alesan.

Nah,langsung aja ya, maklum saya nulisa nyambi menyusui, eittttsss jangan dicontoh, salah-salah ntarnotenya jatoh kena si kecil.

Sebelum kedokter, saya memang sedia obat panas rectal ini, jaga-jaga takut panas anak tinggi dan menyebabkan kejang atau step. Memang sih, kata orang step itu keturunan. Jadi mohon tanyakan kepada orang tua, apakah kita atau suami pernah step kalau panas. Cmiiw

Jujur, saya beli obat ini (Paracetamol 125) ga tau dosisnya bagaimana. Dan pihak apotik juga ga nanya. Pokoknya bilang mau beli obat panas via anus, trus langsung dikasih dan bayar. Jangan lupa baca expirednya, soalnya ini obat akan disimpan dalam waktu yang lama. Syukur-syukur ga digunakan. Jadi pas 2 anak saya sakit, aqila 4th, afiqa 5m, dan panasnya sampe 39°C langsung aja diberikan. Ternyata kata dokter dosisnya salah. Yang bener begini nih...

KANDUNGAN PARACETAMOL SESUAI DENGAN BERAT BADAN.

Ada 3 macam obat yang dokter kasih ke saya. Semua ada di foto atas. Ketiga obat itu dijejerin di meja sambil memberitahukan perbedaannya biar saya tidak salah kasih antara qila dan fiqa.

  • Paracetamol 80 untuk anak yang berat badannya di bawah 8 kg. Nah, fiqa pake yang ini, maklum BB fiqa saat itu 7kg.
  • Paracetamol 125 untuk anak yang berat badannya 8,1kg-12,5 kg
  • Paracetamol 160 untuk anak yang berat badannya 12,6kg-16kg
Nah, itu info yang diberikan dokter, jadi kalau mau stock obat panas rectal ingat-ingat berat badan si kecil, takutnya salah dosis.

Perlu diingat, bahwa obat ini hanya membantu menurunkan panas, tapi tidak membunuh virus yang penyebabkan panas, jadi tetap minum obat panas seperti biasa.  Dan diberikan saat panas diatas 38°C



Semoga informasi ini bermanfaat yaaa...

Jumat, 17 Januari 2014

Yuk, Sedia Obat Panas Via Anus (maaf) untuk si Kecil

Minggu kemarin adalah minggu yang mengkhawatirkan. Maklum baru pertama dalam persejarahan rumah tangga #alah# 3 orang sakit panas. Berawal dari suami yang sudah merasa tidak enak badan di jum'at 10 januari ada anak temennya suami yang meninggal gara-gara STEP/ kejang-kejang.

Begini ceritanya, anggap saja nama anak tersebut andi. Andi adalah anak berkebutuhan khusus, usianya belum genap 5 tahun. Seumuran anak saya yang pertama, Aqila. Dulu saya ingat, andi pernah dirawat karena Step juga, hanya saja alhamdulillah andi sehat kembali. Entah bagaimana ceritanya akhirnya andi tidak kuat di serangan Step yang terakhir. Banyak yang bilang jika anak sudah pernah kena Step, maka ada kemungkinan akan kembali terkena Step jika panas tinggi menyerang (cmiiw). Sepertinya andi tertular ayahnya yang sedang terserang flu, karena sang ayah bercerita bahwa malam sebelum andi kejang-kejang, ia bermain dengan andi yang kala itu masih sehat. Tiba-tiba tengah malam andi kejang-kejang dan langsung dibawa ke RS pukul 2 pagi. Mungkin Allah berkehendak lain, Andi dipanggil Allah SWT pukul 7 pagi. (Semoga andi diberikan tempat terbaik disisiNya. Amin)

Nah, suami yang memang sudah tidak enak badan dari pagi ikut mengantarkan jenazah andi dari RS ke rumah duka. Dan malamnya ikut tahlilan. Mungkin karena telat makan, dan kondisi kurang fit, malam sabtu suami panas tinggi, kepala pusing, serta disertai bersin-bersin. Dugaan sementara gejala flu. Sabtu pagi, suami ke RS sendiri mengendarai motor, alhamdulillah selamat kembali sampai dirumah. Hanya saja keadaan suami tak kunjung berubah, sehingga sorenya kembali ke RS untuk cek darah. Hasil dari laboratorium, ada kecenderungan types, hanya saja masih minim kemungkinannya. Hanya butuh istirahat dan minum air putih yang banyak. Alhamdulillah hari minggu keadaan suami membaik.

Malam senin, entah bagaimana ceritanya jam 9 malam aqila dan afiqa demam. Jam 2 pagi kondisi semakin menghawatirkan, panas aqila 40 derajat dan afiqa 39,5 derajat celcius. Obat panas yang diberikan ke aqila tidak bereaksi, sementara afiqa sendiri belum saya berikan obat. Hanya ASI. 

Untung di kulkas tersedia obat panas via anus. Langsung suami berikan ke afiqa dan aqila. Dengan dosis yang sama untuk 2 anak yang berbeda usia. Jujur, saya panik, takut step seperti si andi. Ah, yang penting turun dulu panasnya. Saya sudah berusaha memberikan obat panas ke afiqa yang masih Asi, hanya saja dimuntahkan obat tersebut beserta asi yang diminumnya.  

Hari senin, saya langsung bawa fiqa dan qila ke DSA, ternyata dosis obat panas via Anus yang saya berikan ke qila dan fiqa salah. Obat panas tersebut tidak bereaksi ke qila karena dosisnya kurang, sedangkan untuk fiqa kelebihan dosis. Pantes fiqa langsung anyep badannya.

Karena fiqa belum genap 6 bulan, dan belum pernah diberikan makanan, maka obat pamol yang diberikan harus diencerkan dengan air. biar tidak terlalu pekat. Saya sih tidak saklek dalam pemberian air putih yang katanya di ASI ekslusif pantang banget. Hanya saja, demi fiqa sembuh itu yang paling penting. Ya, fiqa bukan anak asi eklusif, pasca cecar ia pernah diberikan sufor oleh pihak RS. Saya yang salah, harusnya saya bilang ke susternya kalau saya mau ASI Eklusif, Ya sudahlah, waktu tak bisa diputar kembali, yang penting afiqa sehat. Hanya saja dihari ke2 saya bertekad memberikan ASI . Alhamdulillah sampai sekarang masih ASI.

Rupanya perjuangan memberikan obat ke fiqa itu susah banget. Muntah berkali-kali, sehingga panas mencapai 39 terulang kembali, akhirnya obat panas via anus. Saya dan suami sampai berpikir, kalau sekali lagi fiqa panas, obat tersebut akan diberikan. Karena stock obat panas via anus hanya 3 kaplet yang diberikan dokter, akhirnya suami beli ke apotik dengan membawa contohnya.

Oalah................. ternyata pihak apotik menyarankan agar kami tidak memberikan obat via anus lagi karena bakeri panas tidak akan hilang. Obat tersebut hanya menghilngkan nyeri dan menghambat terjadinya panas tinggi, tapi tidak menyembuhkan panas. Pantes panas fiqa naik turun melulu. Mau ga mau harus di cekokin si fiqa dengan pamol.

Oh ya, obat panas via anus ada 3 macam sesuai dengan berat badan anak, nah di tulisan selanjutnya akan saya berikan. Saya foto-foto dulu ya :)

Oh ya jangan lupa sediakan termometer yaaaaaaaaaaa dirumah :)

#Bersambung

Rabu, 08 Januari 2014

Jangan malu imunisasi di puskesmas

Ga sengaja beberes kamar menemukan bukti imunisasi BCG fiqa. Sebenarnya saya punya langganan bidan dideket rumah orang tua dulu. Tapi karena pas fiqa dah pindah ke cibeber, jadilah berasa jauh banget mau bawa fiqa yang baru usia 1 bulan. Maklum belum punya mobil. Jadi rada khawatir takut sakit kena angin malam. Kalau pagi, papanya kerja. Kalau weekend, takut ga ketemu bidannya, tapi asistennya. Rasanya ga sreg aja. Hehehehe. Maklum klo ketemu bidan pasti ngobrol sebentar kalau ga ada pasien.

Perkenalan saya dengan bidan imas, begitu namanya, dari pekerjaan dahulu saya sebagai seorang spg produk makanan bayi. Kerjanya dilapangan bukan di mall. Jadi saya suka ikut bidan-bidan puskesmas ke posyandu. Saya bagikan sample mpAsi gratis. Kadang ada yang mencibir S1 kok mau kerja begituan. Hahahahaha kalau saja yang nyibir tahu gaji saya lumayan diatas umr kala itu, mesti mau. Lah, kerja cuma dari jam 8 pagi sampe jam 12 siang. Kemudian sorenya jam 4 saya pergi ke praktek bidan buat survey produk, kadang sampe jam setengah 6 sore. Begitu tiap hari dari senin sampai jum'at, sabtu saya harus laporan ke jakarta. Lah... kenapa ngomongin kerjaan ya... hahahhaha

Back to topic

Ngomongin vaksin imunisasi, ada yang setuju dan ga setuju kalau bayinya diberikan vaksin. Lah, dulu ga ada vaksin, orang tua kita sehat sampai sekarang. Tapi menurut saya ya sah-sah aja, toh, kalau anak sakit, orang tuanya yang repot dan sedih. Saya sendiri memberikan vaksin hanya vaksin anjuran dari pemerintah. Kalau anjuran dokter saya ga berikan. Maklum harga vaksinnya mahal dan ga di cover sama kantor papanya. Bismillah saja, mudah-mudahan anak-anak sehat selalu, Amin.

Bulan lalu saya pergi klinik swasta, untuk ke Dokter anak. ada ibu-ibu yang mau suntik imunisasi BCG. Hanya ditolak sama dokter karena adanya di rumah sakit tiap hari rabu. Saat itu saya dan ibu tersebut berobat ke Dsa yang paginya praktek dirumah sakit swasta dan sore di klinik.  Kemudian anak si ibu diberikan imunisasi ... saya lupa namanya. Ketika saya sarankan untuk BCG ke puskesmas, dia ragu, katanya takut vaksinya ga sebagus di rumah sakit. Maklum si ibu dapet full kesehatan dari perusahaan.

Pemberian vaksin BCG fiqa dilakukan di puskesmas cibeber, tiap hari rabu. Gratissssss. Hanya bayar pendaftaran 3000 dan biaya tulis 1500. #mudah-mudahan bener, lupa soalnya. Sedangkan untuk vaksin DPT saya pergi ke bidan imas. Karena saya mau vaksin DPTnya yang ga panas. Soalnya kalau liat anak panas, saya ga tega. Harganya 150.000 untuk vaksin DPT yang di combo (digabung) dengan vaksin hepetitis. Jadi ga 2 kali suntik. Cuma sekali langsung oke. Hehehehe. Karena bidan imas ga stock vaksin DPT yang ga panas, maka saya harus memesan dulu via phone 2 hari sebelum disuntik. Alhamdulillah fiqa ga panas.

Harga suntik imunisasi biasa di bidan 35.000. Vaksinnya sama dengan puskesmas, kalau di puskesmas gratis  cuma bayar pendaftaran dan pencatatan, di bidan wajar segitu, ya itung-itung biaya suntik dan pemberian obat jika panas. Coba kalau kedokter, belum biaya pendaftaran, biaya dokter anak, jasa suntik/tindakan, obat, dah berapa tuh yang dikeluarkan? Pasti lebih dari 150.000. Info yang didapat, kalau pihak rumah sakit swasta ambil vaksin anjuran pemerintah dari puskesmas tanpa biaya /gratis. Jadi vaksinnya sama saja. Kecuali imunisasi  tambahan yang dianjurkan dokter selain imunisasi wajib dari pemerintah.

Jadi, ga usah malu pergi ke puskesmas, vaksinnya sama saja kok sama rumah sakit. Lebih murah malah, tapi kalau biaya imunisasi di cover perusahaan ya beda namanya. Yang penting buat kebaikan anak ya. Amin. Bismillah saja.

Selasa, 31 Desember 2013

Tahun Baru Duluan

Jam menunjukkan pukul 10 malam, tapi kembang api tak henti-hentinya berbunyi. Sehingga saya harus ke kamar untuk menemani sikecil, takut bangun dan terjatuh dari tempat tidur.  Ya, sikecil sudah pintar gulung-gulung atau tengkurep bolak balik.

Kembali ke kembang api tahun baru. Aqila sangat antusias untuk menyaksikan kembang api tahun baru. Kami memang tidak membiasakan untuk membeli kembang api, cukup melihat orang lain saja yang menyalakannya. Ya, kami masih menganut paham bahwa membakar kembang api sama saja membakar uang. Mungkin tahun-tahun berikutnya akan berbeda jika aqila sudah pandai merengek, sehingga kami tak tahan untuk menurutinya.

Mata qila sebanarnya sudah 5 watt tapi dia tetap tidak ingin tertidur. Mau menunggu kembang api besar, begitu ucapnya. Sedangkan acara makan-makan sudah berakhir pukul 9 malam. Adik ipar dan istrinya sudah menuju ke pantai anyer. Sedangkan mertua sudah pulang satu jam yang lalu. Tinggal kami ber3 (saya, suami dan aqila) yang masih tahan menunggu jam 00.00

Tahun depan tak banyak yang saya harapkan, hanya saja menginginkan hidup lebih baik lagi, adem gitu. Dalam artian, ingin berbicara lebih pelan dan tak banyak omong. Ya, saya dibesarkan dengan orang tua yang kalau berbicara keras. Kalau orang lain yang tak biasa, sepertinya menganggap keluarga kami sedang marah.

Menginginkan aqila lebih berani lagi, dan mau mengalah. Ya, aqila kalau sedang bermain, selalu saja ingin menang. Padahal sudah diberi pengertian. Bahwa kalah itu adalah pembelajaran untuk menang. Tetap belum berhasil. Hihihi
Namanya anak kecil. Begitu kata orang tua.

Untuk afiqa, mudah-mudahan selalu sehat, alerginya ga kambuh-kambuh lagi kalau mamanya makan sedikit yang dipantang.

Untuk papa, semoga selalu semangat bekerja. Dan selalu memantu mama ngurus anak-anak. Mudah-mudahan Naek jabatan ya pap? Amin. #ngarep.

Hobi saya akhir-akhir ini masak kue, mudah-mudahan ga sering bantat, dan gagal lagi. Hehehehehe lumayan juga uang belanja terkuras untuk hobi yang satu ini. Sapa tau bisa usaha, begitu kata mertua. Ngomong-ngomong soal usaha, mudah-mudahan ada ide mau usaha apa.

Aih... dari tadi ngomongin mau apa... yang penting, insyaallah tahun 2014 menjadi tahun yang lebih baik dari tahun lalu. Amin..

Suara kembang api masih berbunyi satu jam sebelum 00.00

Selamat tahun baru yang duluan.... hehehehe

Ini salah satu kue yang berhasil. Jamuan malam ini.
Muffin pisang coklat.. buatnya gampang banget.. tinggal ngaduk-ngaduk pake kocokan telur. Resep dari tetangga.


Minggu, 22 Desember 2013

Susahnya Iklas Demi Kebersamaan (2)

Lanjutan dari kisah sebelumnya..

Setelah ada yang protes sana sini, akhirnya bendahara memutuskan untuk pergi ke tanah abang untuk browsing (istilah kerennya) agar tidak ketinggalan jaman model baju seragamnya. Maklum, ada yang protes tentang model yang kurang update dan warna yang kurang cocok. Katanya warnanya harus oke, ngejreng tapi ga norak (hahahaha saya sampe binggung). Maklum, ibu-ibu pengajian komplek saya sudah ke stasiun tv 2 kali dan mau ke acara mama dede katanya. Jadi biar warna bajunya oke gitu di tv. Tapi bukan alasan itu sebenarnya. Ingin fresh aja, biar semangat pengajiannya.

Bahkan ada yang berpesan, kalau bisa baju pengajian bisa buat kondangan juga. #ngekek.

Intermezo sedikit ya,.....

Dikota saya memang pengajian suka banget pake baju kompakan, pengajian kecamatan lah, pengajian kota lah, bahkan pengajian komplek tetangga. Jadi butuh identitas gitu sepertinya. Saya yang anak baru mah nurut aja, yang penting bisa nyicil bayarnya. Hihihihi emak-emak banget ya, yang suka kreditan...

Alhamdulillah akhirnya ada yang mensponsori untuk membantu modalin berbelanja di tanah abang, dan ibu-ibu yang ikut pun, yang dinilai mengerti tentang model yang oke buat pengajian. Ya, biar pada ga protes gitu.

Perjanjiannya satu. INI SUDAH FINAL, JADI DIMOHON KEIKLASANNYA.

Sepertinya memang baju yang dibeli hanya satu dan langsung di DP, sehingga tidak banyak yang protes. Katanya kalau beli 2 model nanti bakal ribet lagi. Jadi langsung DP aja, biar pada ga protes...

Tapi, ketika lihat baju yang fix untuk pengajian, oke juga pilihan ibu-ibu, model tak lekang jaman menurutku, soalnya bordiran gitu, ya, dipake kondangan juga ga malu-maluin.

Alhamdulillah ga ada ibu-ibu yang protes (mudah-mudahan ya). Kalaupun ada, ya sudah dibilang minta iklasnya saja, untuk kebersamaan.

Rasanya kalau kompak gini seneng banget.. riweh didepan, oke dibelakang.

Mudah-mudahan yang bawa baju model kemarin iklas bajunya ga kepilih, mudah-mudahan dapet rejeki ditempat yang lain. Amin

Ini dia bajunya.... taraaaaaaaaa!!!!!!!
Bagus ga? #pameeerrr ga papa ya.....

Senin, 16 Desember 2013

Susahnya Iklas Demi Kebersamaan

2 minggu yang lalu, saya pergi untuk rapat mengenai baju pengajian terbaru untuk tahun depan. Maklum, semenjak menjadi IRT saya menyibukan diri dengan lingkungan sekitar.

Sebenarnya ketika saya masih hamil, ada baju pengajian batik berwarna merah cerah. Bagus sih, hanya saja pesanan saya tak kunjung tiba. Entah karena kehabisan stok bahan atau ada alasan tersendiri, saya tidak mengerti. Tapi, disamping itu, saya jadi bersyukur belum membeli baju batik tersebut, karena akan ada baju seragam yang baru.

Di komplek saya, sudah ada 3 baju seragam pengajian. 2 seragam, gamis ungu dan batik merah, sedangakan 1 seragam batik kuning untuk pengajian sekota Cilegon. Karena sebulan terakhir ibu-ibu pengajian dikomplek saya sudah 2 kali diundang masuk TV lokal Banten, sepertinya ada yang usul untuk membuat baju baru, maklum mau ganti suasana baju jika diundang kembali. Targetnya mau ke acara Mama Dede di Indosiar. Hahahahaha ketagihan mendengarkan ceramah Live di TV sepertinya ibu-ibu pengajian dikomplek saya. Saya sih pernah diajak, hanya saja punya bayi susah untuk pergi kemana-mana. Mau nyusui susah, lah baju seragamnya gamis tanpa kancing depan. Hihihihi #alesan

Kembali ke acara rapat baju pengajian. Pertemuan pertama, memilih model baju. Dari 3 model yang di bawa, akhirnya dipilih satu. Baju gamis tanpa blink-blink. Karena yang blink-blink baju model kelelawar yang udah pasaran dimana-mana #alesannya. Padahal baju model kelelawar tersebut tidak ada ukuran xxl untuk ibu yang endut.

Pertemuan ke 2 membahas warna, karena model baju yang dibawa berwarna pink soft, karena warnanya terlihat pudar, maka diusulkan ganti warna. Dibawalah warna kunyit tua, atau mirip-mirip dengan orange tua. Sepertinya kurang sreg lagi dengan warna tersebut, maka diusulkan untuk lusa kumpul kembali dengan membawa warna yang lain untuk dipilih.

Pertemuan ketiga, diberi pilihan 4 warna, kuning, pink soft, kunyit, dan coklat. Nah, dipertemuan ketiga ini agak "heboh". Pemilihan warnanya berbeda-beda, ibu A mau pink, ibu B mau kuning, ibu C mau kunyit. Jadilah voting 2 warna mau pink apa kunyit.

"Kalau jadi yang kunyit, aku ga ikut ya, soalnya aku punya warna begitu di rumah...."
"Kalau jadi yang pink.. aku juga ga beli, udah punya soalnya dirumah."

Jadilah pada bingung pada ga mau ngalah.

"Ya udah kita pake 2 warna aja" kata bendahara

Giliran saya yang protes, klo 2 warna kesannya ga kompak,alangkah baiknya jika mengalah saja, diminta iklasnya saja, toh, baju ga dipake tiap hari.

Tapi tetep saja pada ada yang bisik2 aku maunya ini, yang itu maunya ini.. hadeh... bener-bener bingung, akhirnya saya putuskan pulang dan berpesan bahwa, saya setuju warna apa saja, asal kita kompak pake satu warna.

Didalam perjalan pulang, ibu-ibu lain malah membuka wacana baru bahwa modelnya kurang sreg... "jadul ah" katanya. Bikin gendut lah, karena ada remple di perut.

Hedehhhhhh #tepok jidat

Ternyata iklas itu susah sodara....

#bersambung.......

Kamis, 05 Desember 2013

Hati-hati Baby Oil Expired

Minggu lalu saya berkunjung kerumah orang tua. Disana banyak sekali saudara yang memiliki anak balita. Sehingga aqila saya titipkan ke uwak dari pagi sampai saya jemput sore hari. Maksud hati agar ia bersosialisasi dengan teman sebaya. Maklum di komplek saya, qila jarang bermain, karena rumah teman-teman sebayanya berbeda blok. Rasanya cemas gitu mengijinkan ia main jauh dari rumah.

Mengapa tidak saya titipkan ke orang tua saya? Ya, karena mereka bekerja, buka warung dipasar, sepertinya tidak memungkinkan untuk aqila dititipkan ke kakek nenek.

Disana juga ada yang seumuran dengan fiqa, adiknya qila. Namanya shifa, hanya beda 2 bulan. Fiqa 4 bulan dan shifa 6 bulan. Kemarin ada yang aneh dengan shifa, ubun-ubunnya putih 'ngelotok' gitu. Seperti tersiram air panas.

Langsung saja saya tanyakan ke uwak yang sedang menggendong shifa, karena mamanya sakit meriang, kabar terakhir kena DBD.

"Ubun-ubun Shifa kenapa wak?"

"Ini, kemarin mamanya kasih baby oil, biasa ada kotoran semacam ketombe gitu yang numpuk di ubun-ubun, eeeee dikasih baby oil kok malah merah gitu, langsung deh uwak kasih minyak goreng, hasilnya jadi begini deh" sambil nunjukin ubun-ubun yang botak putih, karena rambutnya mengelupas. Ingin di foto kok kayanya ga etis ya.

"Loh, bukannya dulu pas shifa bayi, ga papa ya bersihin kotoran itu pake baby oil?"

" Iya, dulu gapapa, kemarin baby oilnya baru buka, dari kado gitu yang isinya perlengkapan mandi, eh, baru di olesin langsung merah  "

"Dah lama kali wak, dah expired! Ato palsu wak?"

" mungkin kali ya, soalnya ga ada tanggal expirenya"

Sepertinya memang ada yang salah pada baby oil tersebut, sekali oles kok bisa buat kulit baby, apalagi pas banget di ubun-ubun memerah dan melepuh. Apakah baby oil tersebut palsu atau masa pakainya habis. Tak dipungkiri juga bahwa barang kosmetik baby juga bisa dipalsukan, seperti bedak, sabun dan sampo. Atau terlalu lama di toko, tidak laku, sehingga tanggal expired luntur, semua dugaan bisa jadi bukan?

Kiranya kita sebagai orang tua bisa berhati-hati menggunakan kosmetik pada bayi anda. Cek dulu tanggal kadarluasanya / expirednya? Jika kemasan kurang baik, seperti merek luntur atau tanggal produksi dan expired ga ada, bisa jadi itu barang palsu.

Jadi, hati-hati ya....soalnya kulit bayi itu sensitif banget. Kasihan kan kalau luka :)

#SalamWaspada

Rabu, 27 November 2013

Iklan Yang Menyesatkan

Pernahkan anda melihat iklan kopi yang ada tulisan 1+1=3???

Kemarin, aqila melihat iklan tersebut dan heran, kenapa 1+1=3 bukankah 1+1=2? Ya, karena aqila sedang senang-senangnya berhitung, jadi ia protes kenapa diiklan tersebut bukan seperti yang diajarkan.

Memang maksud dan tujuan iklan tersebut adalah jika kita membeli 2 maka dapat bonus 1 menjadi 3.  Tapi alangkah baiknya jangan di tulis huruf gede-gede kalau 1+1=3, alangkah baiknya jika cukup diberi tahu dengan ucapan kalau beli 2 gratis 1.

Aih, iklan kok jadi membodohi anak ya??

#salamprotes

Jumat, 08 November 2013

Aku Dan OPPO N1 : OPPO N1, Smartphone Tepat Untuk Aku dan Anakku

OPPO N1 (Sumber Gambar)


Siapa sih yang tidak mengenal handphone atau HP? Ya, jaman dahulu HP hanya bisa untuk menelepon dan SMS saja. Tapi jaman sudah berubah, perkembangan HP mulai berkembang  dari masa ke masa. Sekarang sudah eranya Smartphone yang berkuasa. Ya, bukan hanya untuk berkomunikasi saja via telepon dan SMS, tetapi juga bisa untuk aktivitas lain seperti browsing, facebook (dan jejaring social lainnya), lengkap dengan kamera dan fitur-fitur canggih lainnya.
Seperti yang saya kutip dari Wikipedia (sumber) bahwa Telepon cerdas (smartphone) adalah telepon genggam yang mempunyai kemampuan tingkat tinggi, kadang-kadang dengan fungsi yang menyerupai komputer.
Saya sendiri sudah 2 tahun menggunakan smartphone type Android. Kenapa saya memilih android? Karena aplikasi di playstorenya yang membuat saya tertarik. Mendonwload game untuk anak saya yang balita agar kemampuannya bisa terasah. Ya, dengan game memory saya yakin anak saya bisa memiliki ingatan yang baik. Nah, untuk menunjang game dan kebutuhan saya lainnya seperti browsing dan lain-lain, alangkah baiknya menggunakan smartphone yang terbaik seperti OPPO N1.

Sejarah OPPO?
OPPO adalah merek dagang internasional. Tahun 2004 OPPO Electronic Corp, Ltd didirikan. Beralamat di Dongguan, Guangdong, China . Awalnya OPPO memproduksi elektronik seperti MP3 player, LCD TV, DVD, Portable Media Player, eBook, dan Disc Player. Mulai tahun 2008, OPPO merambah produk smartphone. OPPO sendiri yakin kehadirannya di dunia Smartphone bisa eksis menandingi competitor lainnya di pasar Benua Asia, Amerika, dan Eropa.
OPPO menjamin bahwa produk yang dikeluarkan memiliki kualitas yang terbaik. OPPO juga menjamin pelanggan menerima barang dengan kualitas terbaik, oleh karenanya barang dijaga dari proses produksi sampai ketangan pelanggan.
OPPO sendiri mempunyai prinsip bahwa Pelanggan adalah raja. Sehingga para pelanggan bisa memberi saran dan masukan agar kedepannya produk yang akan di keluarkan oleh OPPO semakin baik.
Pada April 2013 OPPO Indonesia berdiri dengan nama PT. Indonesia OPPO Electronics , dan sudah memiliki 11 service center dari Jakarta, Bandung, Surabaya, Palembang, Medan, Jambi, Batam, Makasar, Yogyakarta, Semarang, Bali agar dekat dengan pelanggan.
OPPO sendiri memilih Indonesia sebagai  Negara ke dua dalam meluncurkan produk terbarunya OPPO N1. Karena kita tahu bahwa Indonesia adalah konsumen handphone terbesar ketiga di di dunia. (Sumber)
Launching OPPO N1 sendiri telah dilaksanakan tanggal 16 Oktober di  Grand Ballroom Hotel Ritz Carlton, Jakarta. Dan tanggal  30 Oktober sampai 4 November kemarin adalah Pre-order OPPO . Pre-Order tersebut dilaksanakan di Pameran Komputer Indocomtech di Jakarta Convention Center .
Launching OPPO N1 di Indonesia, adalah launching kedua setelah launching perdana di China September kemarin. Harga OPPO N1 sendiri dibandrol dengan harga yang cukup tinggi yakni, Rp. 6.999.000. walaupun dibandrol dengan harga yang cukup tinggi, tapi jangan khawatir, karena spesifikasinya oke banget. Berikut saya kutip spesifikasi dari OPPO N1 (Sumber). Yang jelas, tidak akan rugi, Harga sesuai dengan spesifikasi yang bagus dan menarik.
Spesifikasi OPPO N1 Dan Alasan Saya Ingin Memiliki OPPO N1?


    
Operating system    : Color, based on Android 4.2 ===> Color Os Kreasi sendiri (KEREN)
Processor                 : 1.7 GHz Qualcomm Snapdragon 600 Quad Core
Walaupun saya hanya seorang ibu rumah tangga dengan 2 anak, tapi saya ingin punya kegiatan sendiri selain sumur, kasur dan dapur. Menjadi ibu-ibu yang gaul dan mengerti tentang teknologi. Gaul dalam arti yang positif, seperti mempunyai blog dan bergabung di komunitas bloging yang buat saya terpacu untuk mengembangkan pikiran di dunia tulis menulis. Mulai dari blog keroyokan dan blog pribadi. Ingin share hal-hal yang positif dan membuat kenang-kenangan cerita untuk kedua anak saya.
Karenanya saya butuh sekali sahabat seperti OPPO N1 yang menjamin saya bisa internetan dengan lancar tanpa lamban. Lamban disini bukan tentang koneksi ya, tapi tentang kecepatan smartphone kita merespon perintah. Saya yakin sekali dengan RAM berkapasitas  2 GB, OPPO N1 bisa menjalankan banyak aplikasi secara bersama-sama. Misalnya bisa online di banyak aplikasi. Contohnya online di Whats App, Yahoo Messenger, Kakao Talk, Line, BBM, dan lain-lain. Facebook ,Twitter, dan Mail “ON” sehingga kita dapat notifikasi jika ada berita terbaru. Dan yang paling keren kita bisa menjalankan Applikasi game “berat” yang butuh RAM besar. Sehingga bisa bermain game dengan lancar.

RAM Kecil, membuat aplikasi suka eror (kebanyakan yang aktiv aplikasi lain)
Dengan storage 16 / 32 GB saya yakin OPPO N1 bisa mendownload aplikasi sebanyak mungkin. Dari aplikasi game edukasi buat balita saya, Applikasi foto buat saya sendiri, karena saya suka sekali mengutak-ngatik foto.
Meliliki Touchscreen Multi-touch, capacitive screen, Gorilla Glass 3Layar touchscreen, OPPO N1 membuat kita lancar menjalankan game seperti piano, gitar yang membutuhkan sentuhan lebih dari 1 jari.
Kamera OPPO N1 keren banget, karena kameranya bisa berputar 206 Derajat. Bisa jadi kamera depan dan belakang. Dengan Aperture f/2.0 kita bisa foto bokeh. Wow.. ga kalah dengan kamera SLR yang bisa foto bokeh. Ditambah scene modes yang mendukung type foto yang kita inginkan. Mau high speed ada, slow shutter juga ada. Kapasitasnya fotonya juga 13 MP, besar, sehingga tidak pecah jika di crop/zoom. Di OPPO N1 ada juga fasilitas O-Clik, jadi kita bisa meremote pengambilan foto dari jarak jauh. Wow keren.

Ditambah lagi ada aplikasi terbaru dari OPPO N1 O-Touch yang bisa memudahkan kita mengoperasikan OPPO N1 dari belakang HP. Jadi O-touch ini membaca gerakan tangan kita di bagian belakang OPPO N1. Karena kita tahu bahwa semakin sering kita mengoperasikan OPPO N1, maka kita pasti akan hapal letak aplikasi yang ada di layar depan. Ih... semakin memudahkan kita kan? #terpesona

Buat anak saya yang suka mendengarkan musik, OPPO N1juga bisa didengarkan via earphone dengan jarak 10 meter. Sebutannya I-like, Jadi anak saya bisa mendengarkan musik sambil melakukan aktivitas yang lain.

Aih… Semakin saya tahu kelebihan OPPO N1 semakin saya ingin memilikinya.
Pastinya OPPO N1 ga mengecewakan banget deh walau dibandrol dengan harga yang relative mahal. Sepertinya harga menentukan kualitas. TOP BGT (red. Te o Pe be ge Te ) deh!
Ibu senang anakpun senang. Bukankah menyenangkan anak itu pahala. Menyenangkan dengan memberikan game yang lancar jalannya tanpa tersendat RAM. Tentunya game yang bermanfaat sesuai usianya yang 4 tahun. Ibunya juga bisa menulis dengan lancar di smartphone, biar bisa update setiap saat. Pokoknya dengan OPPO N1 kita bebas mengekspresikan diri kita.
Mudah-mudahan ada rejeki buat punya OPPO N1. Amin.

Untuk lebih jelasnya silahkan melihat video berikut ini, dijamin anda setuju dengan saya bahwa OPPO N1 adalah smartphone terbaik saat ini.



Tulisan ini dipersembahkan untuk  "Aku & OPPO N1" Blog Contest