CLICK HERE FOR FREE BLOGGER TEMPLATES, LINK BUTTONS AND MORE! »

Selasa, 23 April 2013

Hati-hati Sama Penyakit Ini Ya Bu!

Pertama-tama saya mau bilangin dulu ya, ini hanya pengalaman saya semata. Dan saya yakin diluar sana banyak ibu-ibu yang baik hati dan tidak sombong, gemar menabung dan ramah tamah.

***
Belum genap sebulan saya menjalani ritual Full mengurus rumah alias menjadi IRT atau bahasa kerennya FTM full time mom. Saya tinggal dilingkungan yang cukup berpendidikan. Dulu saya memilih untuk tidak mau bergaul lebih kompleks dengan tetangga-tetangga yang lain. Hanya saja saya berpikir ulang bahwa anak saya juga butuh teman, jadi mau ga mau saya mulai mengenalkan aqila dengan anak-anak komplek yang lain. Kalau kenal dengan ibunya bukankah lebih baik??

Lalu cara saya untuk mengenal ibu-ibu tentu saja dengan menghadiri acara pengajian dan arisan RT. Tapi emang dasarnya saya ga bisa diem ya, saya jadi lumayan kenal dengan ibu-ibu. Ya, kalau di bilang mudah bergaul hahahhaha. Dan karena ibu RT yang baru adalah tetangga samping rumah saya, jadilah saya dijadikan sekretarisnya. Kenapa? alasannya karena saya punya komputer dan biar bisa menjadi MC disetiap acara-acara RT. Kalau soal MC saya jadi minder sendiri. Lah anak kecil kok ngomong di depan orang tua :p

Dan setelah sekian kali saya menghadiri acara kumpul-kumpul dengan tentunya menjadi notulen dan tukang jepret, saya jadi tahu permasalahan yang ada dilingkungan komplek. Yaitu SAKIT "HATI". Sakit hati disini melingkupi Rasa iri, Rasa tidak pernah puas dengan hasil kerja orang lain, padahal belum tentu dia bisa mengerjakan. Dan yang lebih menjengkelkan, tidak pernah iklas dan menerima bahwa semua orang tidaklah sempurna yang dia inginkan.

Kiranya curhatan saya sekian dulu deh.. takut merembet ke yang lain. Malah jadinya curhatan ga bener.

Niat saya hanya ingin berbagi dan mengingatkan. Semoga kita dijauhkan dari SAKIT 'Hati' tersebut. Amin..

Tentunya semua kegiatan kita didasari oleh iklas, maka semua menjadi berkah. Betul?? #ustadMaulanaModeOn :p

hahahhaha maap ya yang baca jadi pusing. Emaknya qila lagi ribet nih... sibuk ngurusin kawinan adik ipar :) minta doanya ya biar tanggal 2 Mei besok lancar :)


Kamis, 18 April 2013

Liburan MurMer Di Kota Baja

Huaaaaaaaaaa kalau ngomongin liburan mesti ga boleh kenceng-kenceng. Nanti aqila tahu, bisa berabe deh :p mau kesini lah, mau kesitu lah. Eh, tapi kakak Keke dan Nai kenalan dulu ya sama aqila. 

Kalau ditanya "Namanya siapa?" mesti jawabnya Aqila! "Nama panjangnya siapa?" Aisyah Dhia Aqilah. Umurnya 4 Tahun akhir bulan ini.


Nah, kakak Keke dan Nai dah kenalan kan, sekarang, Aqila mau ngenalin tempat favorit liburan yang murah meriah di kota Cilegon - Banten. Namanya Krakatau Jungle Park. Kenapa Krakatau? Karena berdiri di kawasan milik PT. Krakatau Steal (PT. KS). Tahu dong ya? Itu loh yang produksi Besi Baja. Makanya kenapa Cilegon dinamakan Kota Baja. Karena ada PT. KS di dalamnya.

Yuk, langsung aja kita bahas mengenai Krakatau Jungle Park. HTM atau Harga Tiket Masuknya murah banget yaitu Rp. 2000,- per orang. Sepertinya dibawah 5 tahun Free, soalnya Aqila dan mama papa suka banyar Rp. 4000 aja. Dengan biaya bebas parkir. Hihihi Murah kan kak?

Langsung aja ya, permainan favorit aqila adalah sepeda air atau biasa aqila sebut main bebek-bebek'an. Biayanya Rp. 10.000,-

Bebek-bebek'an, diatasnya tali buat flying fox

Asik duduk di depan bebek-bebek'an
Kalau yang ini kolam renang kecil kak Nai dan kak Keke, hanya saja Aqila ga pernah main kolam ini, soalnya cetek banget sedengkul orang dewasa, lebih baik main kolam karet saja dirumah hihihi. Tempat bilasnya juga ga asik, terbuka gitu. Kan Aqila malu kak kalau bilas di tempat yang terbuka :p .

Kolam Renang Kecil
Nah, kalau ini menara untuk permainan flying fox. Jadi nanti kakak kalau naik flying fox ini meluncur diatas danau tempat bebek-bebek'an. Seru kan kak?


Kalau yang ini, Aqila lupa namanya kak, pokoknya loncat-loncat gitu kak, ih,,, serem Aqila ga berani kak. Tapi kakak Nai dan Keke pasti berani dong ya :D .


Nah, kalau yang ini kak Keke dan Nai pasti suka. Namanya Jembatan Tali. Tapi sayang pihak pengelola tidak memberikan pengaman. Kecuali ada Outbond dari perusahaan atau sekolah-sekolah, mungkin ada pengamannya. Hihihi maklum, pas Aqila main ga ada yang naik di jembatan tali ini.


Waaaaa kalau yang ini jangan ditanya lagi pasti kakak Nai dan Keke tahu, Yup, permainan kereta dan mobil-mobilan. Harga sekali main Rp. 6000,-. Murah kan kak?


Jadi kapan kakak Nai dan Keke maen ke Cilegon? Semoga bisa ya kak, nanti traktrir Aqila dan dede baby ya ka #eh.

Semoga informasi mengenai wahana permainan murah meriah ini bisa menjadi referensi bagi semua. Oh ya, jangan lupa kalau kesini bawa tiker dan rantang makanan. Piknik Kita!!!! Tempatnya asik, teduh lagi. 

Yuk...Kita Piknik!


maret 2013 #foto pake polaroid

Tulisan ini dipersembahkan untuk




Jumat, 12 April 2013

Jepret #Belajar Fokus Sana dan Sini

Sudah beberapa hari ini saya selalu ditagih suami untuk belajar jepret. Selalu ketika pulang bekerja beliau bilang "jadi hari ini belajar apa?". Hadeh..... apa ga tau ya si emak satu ini rada sok sibuk. Hahahaha

MOTO : Kalau mau Perang, Siapin Senjata Dulu !!! 
Maksudnya, kalau mau jeprat-jepret diluar, biar tau harus gimana #bingung ya.. ya sudahlah T__T

Jujur saja, saya masih beradaptasi dengan situasi rumah. Masih belum bisa memanage waktu dengan baik. Kapan masak? Kapan OL? Kapan jepret? (ngurus anaknya ga masuk list #dijitak papanya qila#.) Sudah banyak print-print'an tentang bagaimana itu cara jepret sesuai dengan keinginan. Misalnya nih, saya mau fokusin depanya, trus belakangnya mau saya blur-kan. Kalau ga salah namanya Front Focus. Pokoknya harus manual ceritanya. Ga asik donk semua serba otomatis. Kan biar kenal sama kameranya. #sokbisa

Jadilah saya kemarin pergi jemput qila dirumah mbahnya sambil nenteng kamera. Hahahha ini saya baru pertama kali bawa kamera keluar dari rumah. Biasanya hanya seputar objek sekitaran rumah. cari model yang suruh diem itu susah banget. Aqila jadi model?? hadeh.. susah booo.. suruh diem sebentar aja susah. padahal saya kan mau puter sana puter sini lensanya. Ceritanya mau cari focus gitu. mau Front Focus apa Back Focus. Bener ga ya istilahnya? hahahahahha namanya juga pemula. #bukabuku

Okay deh langsung aja deh di simak foto hasil jepretan saya kemarin. cekidot ya say !!! #kedapkedip ;)

Focus didepan a.k.a Front Focus

Keterangan :  34.0mm, 1/200s, F4.5, ISO 100

Komen Papanya : Duh, mama tega banget anaknya di blur-in gitu :(

ISO pake 100 karena cahaya mataharinya cerah banget. Jadi kalau pake ISO di atas 100, foto jadi cerah banget gitu. Malah cenderung putih. #kata saya ya :p

Untuk hasil yang belakangnya blur. Fnya disetting sekecil mungkin. Atau kata lain diagframanya besar. Semakin besar bukaan lensanya, semakin blur gitu katanya #kata suhu2 saya di Kampretos

Focus dibelakang a.k.a Back Focus

29.0mm, 1/200s, F4.5, ISO 100

Komen papanya : Kok qilanya gitu sih mam?? Lah pegimana ya pap, dia ga mau diem sih :)

Untuk nentuin mana yang mau di fokus, ya tinggal kita puter-puter aja lensanya ya... nanti juga keliatan objek mana yang fokus mana yang tidak -_-

Bagaimana?? Gampang bukan. Kalau kata suhu saya ini yang paling gampang :)


Yuk Jepret!!!



Senin, 08 April 2013

Review Buku "Cerita Di Balik Noda" Yang Menusuk Di Hati

Menikmati 42 Kisah Inspirasi Jiwa dengan segelas kopi panas :)

Resensi Buku

Judul               :  Cerita Di Balik Noda (42 Kisah Inspirasi Jiwa )
Penulis            :  Fira Basuki
ISBN              :  9789799105257
KPG               :  901 13 0619
Harga              :  Rp. 40.000,-

Siapa sih yang tidak tahu tag line dari RINSO “Berani Kotor Itu Baik?" Pasti sudah tahu dong. Nah, Rinso mempersembahkan Buku Cerita Di Balik Noda dan Berani Kotor itu Baik untuk para ibu di Indonesia.

Buku ini merupakan kumpulan 42 kisah dari para ibu. Baik itu kisah sendiri atau kisah dari orang disekitarnya, diharapkan kisah tersebut memberikan inspirasi untuk kita semua. Tentunya kisah ini berhubungan dengan noda. Ya, berani kotor itu baik loh! Selalu saja ada makna dan manfaat yang terkandung dari noda itu sendiri, baik itu melatih kreatifitas, menumbuhkan rasa kebersamaan, menunjukan ekspresi cinta, dll. Pokoknya selalu saja ada pelajaran yang berharga yang didapat dari hal-hal yang identik dengan noda / kotor.

Kisah-kisah yang ada dibuku ini sangat beragam. Ada yang buat saya berlinang air mata, tersenyum, tertawa, dan berpikiran “ih, pinter banget sih? Kok kepikiran sih? Bisa'an ya!”. Pokoknya banyak kisah yang membuat perasaan saya jadi nano-nano rasanya. 

Dari 42 kisah, ada satu kisah yang membuat saya benar-benar menusuk hati. Judulnya Kado ulang Tahun (hal. 83). Kisah tersebut menceritakan tentang seorang istri yang berulang tahun, berharap suaminya memberikan kado yang special di hari ulang tahunnya. Dia tak perduli orang lain lupa hari ulang tahunnya, tetapi tidak untuk suaminya. Kenyataannya sang suami tidak memberikan ciuman mesra dipagi hari dan lupa memberikan ucapan selamat ulang tahun. Perasaan kesal, sebal berkecambuk di hati. Ditunggu dari pagi sampai siang sang suami tidak juga mengucapkan Selamat Ulang Tahun ya Ma!. Bahkan kado juga tak ada. Akhirnya sang istri memutuskan untuk memberikan hadiah kepada diri sendiri dengan cara jalan-jalan / bersenang-senang sendiri tanpa mengajak anak dan suami. Istilah kerennya “me time”.  

Tapi ketika sang istri pamit untuk pergi, anaknya Tayo menangis ingin ikut. Tetapi dia tetap bersikeras untuk pergi sendiri. 

“Kok gitu sih, Ma? Teganya! Pokoknya Mama perginya harus ditemani Papa dan Tayo. Apa nggak kasihan liat Tayo nangis?” ujar suaminya.

Akhirnya hati sang istri luluh dan membiarkan suami dan anaknya ikut jalan-jalan. Mereka akhirnya makan di sebuah restoran. Ketika sang istri sedang memilih menu, suami dan anaknya izin untuk kebelakang. Tak lama kemudian ia mendengar anaknya berteriak "Pa, biar Tayo saja. Biar Tayo yang bawa.” Rupanya Tayo dan suaminya memberikan kejutan dengan membawakan kue black forest.

Tayo tidak melihat bahwa lantai restoran tidak rata sehingga kuenya jatuh dan rusak. Sweater putihnya penuh dengan noda coklat black forest. Tayo merasa bersalah karena kue ulang tahun mamanya rusak, sehingga ia menangis. Setelah diberi pengertian tidak apa-apa kue ulang tahunnya rusak, dan mengusap air mata yang keluar, Tayo pun berhenti menangis.

Tapi rasa haru tidak bisa dibendung, tak terasa air mata menetes dipipi ketika tahu bahwa anaknya Tayo sangat mencintai dirinya. Diluar dugaan Tayo pun melakukan hal yang sama, mengusap air matanya dengan ujung sweater. Setelah bagian badan sweater Tayo penuh dengan noda coklat, sekarang bagian ujungnya penuh noda lipstik, eyeshadow, dan foundation. Biarlah noda itu ada, yang terpenting ia tahu bahwa Tayo sangatlah perhatian dan sayang terhadap dirinya.

Tanpa disangka-sangka setelah meniup “lilin korek api” dan mengucapkan selamat ulang tahun, papa memberikan kado sebuah kalung berlian. Rasa haru dan bahagia bercampur jadi satu. Rupanya ia telah berprasangka buruk, menganggap suami dan anaknya sudah melupakannya, tidak perhatian terhadapnya. Ternyata mereka ada untuk dia dan selalu mencintainya.

Kenapa kisah ini menusuk hati?

Ya, karena bulan maret kemarin saya berulang tahun, sengaja saya tidak mencantumkan hari ulang tahun saya di Facebook sehingga wall saya sepi dari ucapan ulang tahun seperti tahun kemarin. Hanya beberapa teman dekat SMA dan kuliah yang mengucapkan selamat ulang tahun via SMS. Suami?? Ya seperti cerita diatas, sama percis. Tidak mengucapkan ucapan selamat ulang tahun. Seharian saya menunggu beliau menelepon, atau sms ucapan Selamat Ulang Tahun Ya Mam! Ternyata sampai ia pulang kerjapun tidak mengucapkan. Sedih!

Menebak sang suami pulang kerumah membawa kue ulang tahunpun tidak terjadi. Yang saya lihat, ia tidak membawa bungkusan sama sekali. Hiks. Ketika solat Magrib saya benar-benar menangis. Sedih kenapa suami saya lupa akan hari ulang tahun saya. Mimik cemberut sepertinya tidak lepas dari muka saya. Setelah azan Isya suami memasukkan motor ke garasi, kemudian ia masuk ke ruang TV dengan membawa kue ulang tahun sambil bernyanyi selamat ulang tahun, selamat ulang tahun. Hiks, terharu. Rupaya ia tidak melupakan hari ulang tahun saya. Sepertinya ia hanya ingin mengerjai saya supaya sebal, sedih dan kecewa. Loh kuenya beli kapan? Ternyata kuenya disembunyikan di box di dalam motor. 

Rasa bahagia tidak terbendung di hati saya, sampai-sampai saya menangis bahagia. Melihat suami dan aqila anak saya menyanyikan lagu Ulang Tahun, dan seperti biasa aqila ingin sekali memotong kuenya dan memberikannya kepada saya. Rasanya bahagia sekali.

Baru terasa bahwa berprasangka buruk itu benar-benar menguras hati dan emosi jiwa. Rasanya tidak enak sama sekali. 

Setuju? So Be Positif Thinking !

Tulisan ini saya dedikasikan untuk Lomba Review " Buku Cerita Di Balik Noda dan Berani Kotor itu Baik"
 





Kamis, 04 April 2013

Belajar Mengaji Yuk !


Dulu, ketika saya masih bekerja, qila saya titipkan dari jam sekolah pagi sampai sekolah sore. Di TKnya, ada free TPA untuk belajar IQRO. Jadi jika si anak sudah bersekolah pagi di TK tersebut, maka dia bisa belajar IQRO secara gratis. Ya, memang tidak semua orangtua mengajak anaknya untuk belajar IQRO karena kesibukan disore hari, jadi untuk mengantar kembali kesekolah layaknya sekolah pagi sangat berat.

Karena rumah mbahnya qila (tempat qila dititipkan) bersebelahan dengan TKnya, maka aqila ikut TPA. Dan sepertinya qila merasa di TK dan TPA dia dapet bermain bersama teman. Ya, karena setelah pulang sekolah, dia hanya punya 1-2 orang teman. #kasian. Alhamdulillah tanpa di paksa ada saja alasan untuk belajar mengaji.


Tapi sekarang semenjak saya berenti kerja, saya kesepian dirumah jika qila tidak saya jemput sepulang sekolah pagi. Akhirnya saya memutuskan untuk menjemput qila setiap siang. Saya ijinkan qila bermain dahulu dengan teman di lingkungan rumah mbahnya sebelum saya jemput. Karena kalau main dirumah si mbahnya ada yang mengawasi ikut bermain yaitu ibu penjaga rumah mbahnya. Sedangkan kalau dirumah, qila main diluar bersama temannya yang "aneh" (saya ceritakan disini), saya juga tidak fokus mengawasinya karena sambil beberes rumah.

Akhirnya setiap magrib saya mengajak qila untuk mengaji IQRO di tempat bu Hj. Topik. Disana banyak anak-anak yang mengaji IQRO. Saya sih berharap qila selain mengaji, mendapatkan teman bermain selain tetangga depan, karena saya yakin anak kecil bergaul pasti ada terkontaminasinya sedikit-sedikit. Entah itu perbuatan positif atau negatif. Bukankah begitu?

  
Hari pertama ngaji IQRO di bu Hj. Topikama









Tapi memang diusia yang belum genap 4 tahun, anak-anak bisa menyerap ilmu dengan baik. Ya, mungkin wajar jika salah-salah dikit. Jadi ingat jika qila suka lupa apa yang dia pelajari, saya dimarahin orangtua karena tidak mengulanginya dirumah. Pertama, mungkin saya kasian jika dia suruh mengulang kembali apa yang sudah qila pelajari di TPA. Kedua, kasian jika waktu main dia berkurang. Ketiga karena aqila belum saatnya TK tahun ini, jadi saya tidak pernah memaksakan dia untuk belajar. 

Yang buat saya kaget dia sudah IQRO 2 di TPA sekolah TKnya. Huaaaaaaaaaaa mama syok nak!!! tapi begitu aqila mencoba membaca halaman pertama buku IQRO 2 rupanya dia sudah bisa mengaji 2 huruf dijadikan satu. Tapi karena belum semua huruf hijaiyah qila hapal. Jadi qila mengulang ke IQRO 1 di tempat Hj. Topik. Semoga kali ini qila ga lupa lagi ya semua huruf hijaiyahnya.. Amin.

Yuk, ajari anak kita mengaji sedari kecil. Ya, pelan-pelan, sedikit-sedikit. Awalnya saya kenalkan qila dengan lagu A Ba Ta , kemudian dia hapal. Lalu mulai perkenalkan huruf-hurufnya. Lucunya jika dia lupa huruf hijaiyahnya, qila langsung nyanyi sambil mengurutkan huruf hijaiyah, dari A -Ba - sampai kehuruf yang ia lupa. Jadi inget lagi deh huruf apa itu. Lucu!! Senjatanya klo ditanya apa ini qila?? lupa,??  ya nyanyi deh....

Ayoo mengaji :)


Senin, 01 April 2013

Qila : Bayi Bisa Ngomong Loh!

Liburan panjang kemarin ( 29-31 Maret) saya dan keluarga ga bisa kemana-mana. Papanya qila harus di dalam kota. Takutnya ada apa-apa (trouble) di pabrik, maka bisa langsung ke pabrik. Ya sudah deh, acaranya jalan-jalan di dalam kota, ngecet, belajar foto, dan beberes rumah.

Tapi apa daya, cuaca tidak mendukung. Kadang-kadang panas, hujan tak menentu. Akhirnya kita dirumah saja. Yang kasian papanya qila, udah ngecet pager, eh, ujan, luntur deh cat-nya. Alhasil harus ngulang lagi. Tapi sabtu kemarin, aqila minta main ke rumah neneknya. Disana banyak teman-teman dia. Seperti Fahri, Qonita (nita), Muis dll. Ya sudah saya titipkan dia ke wak'ila. Karena nenek masih di pasar, pulangnya ashar. Saya juga ada pengajian jam 4 sore. Jadi rencana jemput qila diestimasikan abis magrib.

Seperti biasa, malam sebelum tidur aqila bercerita seperti apa kegiatan dia seharian. Percakapan ini antara papa (P) dan Qila (Q). Saya? tidur, kecapean. Hahahaha maklum hamil ini bawaannya cape mulu, Apalagi saya ga tidur siang #alesan.

Sambil ngemil ketan #qila kelaperan

P : "Tadi ngapain aja kak?"
Q : " Maen pap sama fahri, nita, muis"
P : " Tadi makan ga sop yang mama beli?"
Q : " Makan pap, tapi qila kalah makannya sama fahri pas siang. Fahri gemuk banget ya pap? endut. Tapi sorenya qila menang pap balapan makan sama fahri. #bangga "

P: " Bagus! " #kasih jempol
Q : "Pap, dedenya nita dah ngomong loh?"
P : " Masa sih? kan dedenya nita masih bayi?"'
Q : "ih, papa kok ga percaya sih, besok papa telepon wak'ila, bilang sama wak'ila nitanya ada wak? #pura-puranya dah ngomong sama nita# Nita? ini papanya qila mau ngomong!! trus papa tanya deh, Nita dedenya dah ngomongnya? Pasti jawabnya udah pap?" (ngomongnya bersemangat banget)

P : "O gitu ya kak!"

=== baru ngoceh aja dah dibilang dah bisa ngomong, hihihi. Nanti kalau ditanya dedenya nita dah jalan belum? jawabannya mesti UDAH ! hahahahha ===

Tapi, pulangnya qila bapil lagi :(

Minggu Pagi setelah di Uap (Asik Nonton Barbie)

Minggu, 31 Maret 2013

SLR, Beli Ga Ya?

Awalnya membeli kamera SLR adalah mimpi. Alhamdulillah mimpi itu menjadi kenyataan. Sebenarnya kalau orang-orang terdekat tahu bahwa kami (saya dan suami ) 'menghamburkan' uang untuk membeli kamera yang 'mahal' dari pada untuk menabung lahiran dll. Saya rasa itu wajar. Tetapi kami sudah memperhitungkan dengan detil keperluan untuk besok lahiran , akekah dll.

Wacana membeli SLR ada ketika saya memperoleh uang 'terimakasih' dari perusahaan tempat saya bekerja dahulu. Setelah dihitung-hitung ada spare untuk membeli SLR. Suami meng'kompori' saya untuk membeli SLR. "Kapan lagi mam? kalau dah punya dede baby, mesti ga bisa beli, sayang lah, buat ini, buat itu.". Tapi saya tetap mikir, duh, sayang banget ya, kamera poket masih bagus kok, buat apa beli SLR?. Tapi tetap suami bilang "Besok itu banyak acara loh, dari B-daynya aqila (entah mau kemana acaranya sekarang), Nikahan adik ipar, lahiran, dan lebaran. Duh... bener-bener deh, tapi saya bilang sama suami, saya punya uang sekian, terserah mau beli type SLR apa, kalau kurang ya tambahin. Hahahhaaha.

Jujur, semenjak saya ikut perkumpulan fotografi, saya lebih tertarik dengan foto-foto. Minimal ada bukti acara ini, itu, moment ini, itu, dll. Dan karena kemarin saya ceroboh, hingga semua foto-foto saya dari nikahan sampai aqila umur 3 tahun hilang #nangis kejer# hard disk eksternal rusak, akhirnya saya bertekat untuk mengumpulkan foto-foto aqila lagi. Saya punya mimpi, nanti kalau aqila menikah, atau ada acara apa kek, dia punya foto-foto masa kecil yang bisa di slide show gitu. hihihhihi jadi bisa before dan after (berasa make over ya? ).

Beli SRL memang gampang-gampang susah, alhamdulillah saya punya teman-teman yang baik yang mengerti harga dan type yang sesuai dengan pemula. Terimakasih buat om dije Bear (Arief), om Ajie, dan Om Didiet. Saya tahu kalian ahli dalam fotografi dan tetek bengeknya #bahasanya :D . Dan saya berterimakasih sebesar-besarnya untuk om arief yang sudah saya repotkan untuk belajar ini itu dalam mencoba kamera SLR saya. Hihihi, mulai dari keinginan untuk bisa foto yang belakangnya blur, Painting Photografi, dll. Saya diajarkan sampe bisa via Whats App. Hahahahha... dije bear memang asik #balang ceker bakar.

Intinya, saya bukan bermaksud untuk pamer, hanya saja saya ingin berbagi pengalaman dalam memilih antara keperluan dan keinginan. Kiranya kita bisa me'manage' keuangan kita. Sparekan uang untuk kebutuhan kita yang benar-benar perlu, jika ada lebihnya, tidak ada salahnya kan untuk menyenangkan diri sendiri. Tapi jangan sampai barang yang kita beli menjadi mubazir, harus pintar-pintar memilih barang. Dan jika kita sudah memutuskan untuk belajar fotografi, maka jangan bosan-bosan untuk belajar, dan jangan malu untuk bertanya. Browsing cara-cara foto yang baik. Sehingga kita bisa mengoptimalkan barang yang kita beli. Sapa tau bisa jadi pemasukan. Who knows- kan? hihihihi.

Insyaallah saya mau bikin postingan bagaimana cara bikin foto ini itu, dll. Supaya saya tidak lupa dan mudah-mudahan bisa berguna bagi para pemula seperti saya :)

Yuk.. Belajar Moto :)

Latar Blur